disebuah desa pematang kecamatan Srimulyo terlihat seorang tampak melihat tanaman jagung. Sudah sebulan lebih tanaman jagung itu ia tanam.kini tanaman jagung itu sudah mulai tampak menghijau. Setelah berkeliling diantara petak-petak sawahnya, matanya terhenti pada rumput-rumput liar diantara tanaman jagung. Tanpa menunggu lama, pak saleh menyingsingkan lengan bajunya. Ia turun kesawah dan menyiangi rerumputan disela tanaman jagung.
matahari kian menyengat. Sesekali pak saleh menyeka mukanya dengan lengan baju. Ia tak mempedulikan panas yang membakar kulitnya. Ia terus membersihkan rumput pengganggu. Tanpa terasa azan Zuhur berkumandang dari kejauhan. Ia terhenti sejenak, kemudian melangkah ke tepi sawah. Ia berjalan dan berhenti di sebuah gubug kecil di tengah sawah. Dia meraih botol minuman.
Istirahat, pak saleh? Terdengar suara yang mendekati gubug tempat pak saleh istirahat.
Iya, pak jati. Mari, istirahat disini dahulu sebelum pulang, " ajak pak salaeh".
Pak jati duduk bersama pak saleh digubug itu.
Pak saleh, apakah bapak tau akan ada kontes jagung dikecamatan muara Kelingi?"tanya pak jati".
Iya pak. Saya sudah mendaftar dikantor kelurahan. Apakah pak jati turut serta dalam kontes itu?" tanya pak saleh".
Tidak, pak. Tahun ini saya tidak menanam jagung. Saya tidak bisa ikut serta. Saya doakan semoga pak saleh memenangkan kontes tersebut, " kata pak jati".
Amin, terimakasih do'anya pak. Saya tidak berharap menjadi pemenang. Yang penting saya berpartisipasi dan memperoleh pengalaman dalam kontes itu,"kata pak saleh".
Pak jati tersenyum mendengar perkataan dari pak saleh. Angin sepoi-sepoi menerpa kedua wajah petani itu. Mereka tampak menikmati udara dan pemandangan hijau disawah.
Mantap kak ceritanya🤗
BalasHapusBagus ka ceritanya, tetep semangat dan terus berkarya 😊
BalasHapusJssjjsjs
BalasHapusJfjejej
BalasHapusSangat menarik minat saya
BalasHapus